SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN

Kamis, 13 Oktober 2016

Alfajri Zabidi Nakhoda Baru Kemenag Sumsel

Senin, 10 Oktober 2016, 14:38

Palembang, Inmas Sumsel.
Penantian panjang warga Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas pimpinan baru berakhir sudah. Setelah menunggu lebih dari dua bulan, Menteri Agama RI H. Lukman Hakim Saifuddin akhirnya melantik HM. Alfajri Zabidi, MM, M.Pd.I sebagai Kakanwil Kemenag Sumsel. Alfajri dilantik bersama 14 pejabat eselon II Kemenag lainnya di Gedung Kemenag RI, Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4, Jakarta Pusat, Senin (10/10) siang.
Kursi orang nomor satu di Kemenag Sumsel memang sempat kosong setelah Drs. H. Hambali, M.Si mengakhiri tugasnya per 1 Agustus lalu. Butuh waktu cukup lama untuk penunjukan pimpinan baru karena harus melalui proses lelang jabatan. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan tes kompetensi, baru hari ini akhirnya Menag secara resmi melantik para Kakanwil dan pejabat eselon II di Lingkungan Kemenag.
Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, S.Ag, M.Pd.I menjelaskan, selama menunggu pengumuman dan pelantikan Kakanwil baru, jabatan Kakanwil dipegang oleh Drs. H. Ahmad Fauzie SE, M.Si selaku pelaksana tugas. Dengan pelantikan hari ini, maka Kemenag Sumsel resmi memiliki pemimpin baru.
"Kami segenap warga Kemenag Sumsel mengucapkan selamat atas dilantiknya Bapak HM. Alfajri Zabidi sebagai Kakanwil. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kemenag Sumsel akan semakin maju. Prestasi yang digapai dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan kekurangan dan kelemahan dapat diperbaiki dan dibenahi," tutur Syafitri.
Alfajri sendiri bukanlah orang baru di lingkungan Kemenag Sumsel. Sebelum menjabat Kakanwil, Alfajri sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten OKU Timur. Kemudian Kepala Kantor Kemenag Kota Palembang dan terakhir Kepala Kemenag Kabupaten Ogan Ilir.
Pria kelahiran 06 November 1969 sempat mengenyam pendidikan di SDN Gumawang 2 OKU Timur, dilanjutkan SMP dan SMA di Palembang. Usai menamatkan SMA, Alfajri melanjutkan kuliah di Universitas Sriwijaya. Lantas melanjutkan strata dua di STIE Trisna Negara Belitang mengambil konsentrasi Manajemen dan IAIN Raden Fatah Palembang konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam. (qudus/idrus)
 https://sumsel.kemenag.go.id/berita/413031/alfajri-zabidi-nakhoda-baru-kemenag-sumsel

KanKemenag Kab. OI Gelar Sosialisasi FKUB

Kamis, 15 September 2016, 08:54

H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I, membuka acara Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Ogan Ilir, kamis. (15/9)(uti)

Ogan Ilir, Inmas
Melalui tema, dengan sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mari kita tingkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Ogan Ilir. Sehingga dengan adanya kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama akan terciptanya suasana yang aman dan damai di Kab. Ogan Ilir. Bertempat di Hotel Majestic Palembang acara Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama digelar, kamis. (15/9)
Acara sosialisasi ini dibuka secara langsung oleh Kepala KanKemenag. Kab. OI, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I, dan dihadiri oleh Ketua Umum FKUB, H.M. Rido, S.Ag., Kasubbag. TU KanKemenag. Kab. OI, dan Panitia Kegiatan. Sementara itu, peserta sosialisasi ini terdiri seluruh elemen masyarakat yang terdapat di Kabupaten Ogan Ilir, yang berjumlah 46 orang peserta. Terdiri dari, pegawai KanKemenag. Kab. OI, pengurus FKUB,Anggota MUI, BKPRMI, LPTQ, Muhammadiyah, NU, FORPESS, DMI, Kristen Protestan, Penyuluh Agama Honorer (PAH), Budha, Katolik, Ustadz dan Ustadzah, Pegawai KUA, Mahasiswa dan masyarakat.
Dalam bimbingan dan arahannya, Alfajri Zabidi menyampaikan bahwasanya untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama, maka perlunya sikap saling mengakui dan menyadari perbedaan atau pluralitas, sikap saling menghormati dan sikap saling bekerjasama antar umat beragama. Beliau juga menyampaikan Kementerian Agama sangat berperan dalam pemberdayaan FKUB ini.
Fajri juga menghimbau kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sampai kegiatan ini berakhir. Beliau juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan ini, untuk lebih meningkatkan wawasan dan pengetahuan. (Uti)
 https://sumsel.kemenag.go.id/berita/403498/kankemenag-kab-oi-gelar-sosialisasi-fkub

Rabu, 12 Oktober 2016

Fajri Lantik 3 Majelis Taklim di KUA Kec. Muara Kuang

Kamis, 1 September 2016, 15:23

Kepala KanKemenag. Kab. OI, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I., melantik 3 Majelis Taklim di KUA Kec. Muara Kuang, kamis (01/9)(Uti)

Ogan Ilir, Inmas.
Kehadiran Kepala KanKemenag Kab. Ogan Ilir beserta rombongan disambut dengan meriah oleh masyarakat Muara Kuang dan dengan tabuhan rebana dari Ikatan Remaja Masjid Attaqwa Kel. Muara Kuang. Bertempat di KUA Kec. Muara Kuang acara pelantikan Majelis Taklim dan Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tingkat Kecamatan Tahun 1437 H / 2016 M, diselenggarakan, kamis. (01/09).
Acara Pelantikan dan Sosialisasi ini dihadiri secara langsung oleh Kepala KanKemenag. Kab. OI, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I., Kasubbag. TU KanKemenag. Kab. OI, M. Kholil Azmi, S.Ag., Kepala KUA Kecamatan Muara Kuang, Khomsun Isnanto, S.Ag., Camat Muara Kuang, Kholikin Nur, S.Sos, serta Lurah dan Kepala Desa. Acara ini juga dimeriahkan oleh seluruh jajaran pegawai Kantor Urusan Agama Kec. Muara Kuang.
Peserta yang hadir pada sosialisasi tersebut berjumlah 30 orang, yang terdiri dari Penyuluh Agama Honorer, P3N, dan pegawai KUA Kec. Muara Kuang. Adapun Majelis Taklim yang dilantik berjumlah 3 MT, yang terdiri dari Majelis Taklim Attaqwa Kel. Muara Kuang yang dipimpin oleh Ust. Ariansyah,S.Pd, Usth. Tri Anggraini, dan Usth. Sahda, Majelis Taklim Jamiatut Taqwa Desa Kasah yang dipimpin oleh Usth. Masnuning, Kirtuziah dan Rukmini, dan yang terakhir Majelis Taklim Husnul Khotimah Desa Nagasari yang dipimpin oleh Usth. Samsiah dan Auria,
Kepala KUA Kec. Muara Kuang, Khomsun Isnanto, S.Ag., menjelaskan tipologi dan statistik Jemaah Haji 3 Tahun terahir dari Kec. Muara Kuang. Khomsun juga menyampaikan statistik peristiwa nikah di Kec. Muara Kuang dengan beberapa faktor penyebab mimimnya pendaftar haji tiga tahun terahir yaitu, Pekerjaan dan penghasilan masyarakat yang berasal dari perkebunan dan tani, Turunnya harga karet yang sangat tajam yang mempengaruhi pola hidup masyarakat setempat.
Hal senada juga disampaikan oleh Camat Muara Kuang Kholikin Nur pada sambutannya menyambut kedatangan Kakankemenag OI, ia juga mengatakan perihal hubungan baik dan kerjasama KUA dan Pemerintah Kecamatan yang sangat dekat yang seakan-akan berada dibawah satu payung instansi yang sama.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ogan Ilir, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I., memberikan bimbingan dan arahannya sekaligus membuka acara sosialisasi tersebut. Beliau menyampaikan pentingnya pembinaan keagamaan masyarakat melalui majelis-majelis taklim, perlunya pemberdayaan UPZ atau unit pelayanan zakat maal di desa dan kecamatan guna peningkatan kegiatan sosial dan pemberdayaan KUA dan P3N dalam segala urusan keagamaan di masyarakat. (Uti)
 https://sumsel.kemenag.go.id/berita/399748/fajri-lantik-3-majelis-taklim-di-kua-kec-muara-kuang

Tim PNBP Kemenag. Kab. OI Hadiri Undangan Penjelasan DIPA APBN-P

Ksubbag. TU dan TIM PNBP KanKemenag. Kab. Ogan Ilir menghadiri undangan Penjelasan Terkait DIPA APBN-P Bimas Islam Tahun Anggaran 2016

Ogan Ilir, Inmas.
Tim PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Kantor Kementerian Agama Kab. Ogan Ilir yang berjumlah empat orang menghadiri undangan Penjelasan Terkait DIPA APBN-P (Anggaran Pendapatan Belanja Negara Penambahan) Bimas Islam Tahun Anggaran 2016. Tim PNBP ini terdiri dari, Kasubbag. TU dalam hal ini mewakili KPA, M. Kholil Azmi, S.Ag, Kasi Bimas Islam, Sakban Roni, S.Ag, Bendahara Pengeluaran Bimas Islam, dan pengelola PNBP, rabu. (31/08).
Acara ini bertempat di Operation Room Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan. Acara ini Dibuka secara langsung oleh Kabag. TU Kanwil Kemenag. Prov. Sumsel, Drs. H. Yeri Taswin, M.Pd.I didampingi oleh Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag. Prov. Sumsel, Drs. H. Putloro, serta Kasubbag. Perencanaan dan Keuangan, H. Feri Suhaimi, S.Sos., M.Si. Undangan yang menghadiri acara ini, terdiri dari KPA atau yang mewakili, Kasi Bimas Islam, serta bendahara Pengeluaran Bimas Islam dari 17 Kabupaten se Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam sambutan dan arahannya Kabbag. TU, Drs. H. Yeri Taswin, M.Pd.I, menyampaikan tentang APBN P pada operasional KUA Bulan Juli sampai dengan desember, tunjangan PAH (Penyuluh Agama Honorer) Tahun 2016, serta masalah sertifikasi tanah wakaf..
Pada kesempatan yang sama Kasubbag. TU Kemenag. Kab. OI, M. Kholil Azmi, S.Ag., menyikapi kegiatan ini dengan positif, serta langsung memerintahkan Kasi dan BP Bimas Islam untuk dapat berkoordinasi dengan Bidang Urais dan Binsyar Islam Kanwil Kemenag Prov. Sumsel terkait teknis pencairan APBN-P. (Uti)
 https://sumsel.kemenag.go.id/berita/399309/tim-pnbp-kemenag-kab-oi-hadiri-undangan-penjelasan-dipa-apbn-p

Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Di KUA Teladan Tk. Provinsi Tahun 2016

Selasa, 30 Agustus 2016, 15:20

H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I, membuka acara Penyelenggaraan Ibadah Haji Tingkat Kecamatan Kab. Ogan Ilir, selasa. (30/8)(uti)

Ogan Ilir, Inmas.
Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tingkat Kecamatan Kab. Ogan Ilir diselenggarakan di KUA teladan tingkat provinsi Tahun 2016. Bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pemulutan Kab. Ogan Ilir, acara Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1437 H / 2016 M, diselenggarakan. Peserta yang hadir pada sosialisasi tersebut berjumlah 30 orang, yang terdiri dari Penyuluh Agama Honorer, P3N, dan pegawai KUA Kec. Pemulutan, Selasa (30/8).
Pembukaan Sosialisasi ini dihadiri secara langsung oleh Kepala KanKemenag. Kab. OI, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Pemulutan, Mukti, S.Ag., Acara ini juga dimeriahkan oleh seluruh jajaran pegawai Kantor Urusan Agama Kec. Pemulutan.
Kepala KUA Kec. Pemulutan, Mukti, S.Ag., menyampaikan laporan pelaksanaan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tingkat kecamatan Kab. OI. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bapak KanKemenag. Kab. OI yang telah hadir pada acara ini. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat di Kabupaten OI. Beliau juga menyampaikan semua yang berhubungan dengan kegiatan haji.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ogan Ilir, H.M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.M., M.Pd.I., memberikan bimbingan dan arahannya sekaligus membuka acara sosialisasi tersebut. Beliau menyampaikan seluruh jajaran yang terdapat di Kementerian Agama agar dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan ibadah haji ini. Penyelenggaraan ibadah haji ini merupakan tanggung jawab pemerintah. (Uti)
 https://sumsel.kemenag.go.id/berita/398873/sosialisasi-penyelenggaraan-ibadah-haji-di-kua-teladan-tk-provinsi-tahun-2016

Rabu, 22 April 2015

HARI KARTINI KEMENAG OI LOMBA MASAK NASGOR

Ogan Ilir, Inmas.
Banyak cara untuk menghormati dan memperingarti Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2015,. Kementerian Agama Kab. Ogan Ilir mengisi peringatan Hari Kartini ini dengan menggelar lomba memasak nasi goreng.
Lomba memasak Nasgor ini digelar di Aula Kantor Kemenag Kab. Ogan Ilir yang diikuti Masing-masing Seksi di Kantor Kemenag, KUA, Madrasah di lingkungan Kemenag Ogan Ilir,
Acara ini di buka langsung oleh Ketua Dharmawanita Kemenag Kab. Ogan Ilir Ibu Nurlela Subrata. Dalam sambutan singkatnya Nurlela mengatakan  tepatnya 21 April kita peringati sebagai Hari Kartini. “Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor Wanita Indonesia, RA Kartini juga sebagai inspirator kaum perempuan kepeloporan Raden Ajeng Kartini yang wajib kita tiru dan kita amalkan,”ungkapnya.

Lomba masak Nasgor ini berjalan menarik dan seru serta menghibur, di samping itu nama nama nasi goring juga menambah daya tarik, sebab beberapa KUA dan Madrasah memilih nama unik. Misalnya nasi goring selimut telor, nasi goreng cinta, nasi goring kura kura dan lain sebagainya.

Tampil sebagai juara untuk lomba memasak nasi goreng dalam rangka memperingati Hari Kartini adalah dari MTS.N Sakatiga menjadi juara 1, KUA Pemulutan juara ke-2, dan KUA Tanjung Batu menduduki posisi ketiga. (yp).
sumber :  http://sumsel.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=254547

Minggu, 15 Maret 2015

PERNIKAHAN YANG BAIK, PERNIKAHAN RESMI YANG DICATAT OLEH NEGARA

 sumber : http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=245343
Jakarta (Pinmas) – Pernikahan sejatinya adalah peristiwa yang sakral yang masing-masing punya tanggungjawab dan hak kewajiban antara suami dan isteri. Oleh karenanya, pernikahan yang baik itu adalah pernikahan yang resmi yang dicatat oleh negara, sehingga bila terjadi apa-apa dalam peristiwa pernikahan itu negara bisa ikut melindungi. Demikian dikatakan Menag Lukman Hakim Saifuddin menjawab pertanyaan wartawan tentang adanya fenomena nikah siri secara online di sela acara kampanye budaya minum jamu di lingkungan Kementerian Agama di halaman kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Jumat (13/3).
“Pernikahan siri itu, negara tidak tahu menahu, karena negara tidak mencatat pernihakan tersebut. Jadi kalau terjadi apa-apa, konsekwensi dari pelaksanaan hak-hak dan pelaksanaan kewajiban itu kemudian tidak bisa diketahui, padahal ini peristiwa sakral,” ujar Menag.
“Kita minta masyarakat, kalau melaksanakan pernikahan, itu ya resmi dicatat oleh negara demi melindungi peristiwa sakral itu sendiri,” imbuh Menag.
Ketika ditanyakan wartawan apakah pelaku nikah siri akan memperoleh tindakan atau sanksi, Menag mengataan bahwa tentu pernikahan siri bukan pelanggaran pidana.
“Nikah bagaimanapun juga itu sah secara agama, hanya saja nikah siri itu tidak dicatat oleh negara. jadi bukan berarti nikah siri itu bukan sesuatu yang haram, itu juga bukan seperti itu, jangan salah mengutip. Tapi peristiwa nikah siri itu tidak dicatat oleh negara,” ujar Menag.
Terkait dengan adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang disinyalir ingin menjadi bagian ISIS, dijelaskan Menag sejauh ini tentu aparat keamanan kita sudah mengintensifkan  pengawasan terhadap warga negara kita yang diduga terpengaruh dengan gerakan ISIS.
“Jadi Kementerian Luar Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Polri dan banyak pihak terus intensif meningkatkan kewspadaan dengan memantau dan memonitor terhadap warga negara kita yang diduga terlibat dalam gerakan ISIS , itu kita dukung,” ujar Menag.
Kementerian Agama, terang Menag, melakukan langkah-langkah preventif dan menyebarluaskan paham-paham keagamaan yang lebih sesuai dengan keindonesian kita, paham keagamaan yang moderat dan toleran.
Menjawab apakah ada pengawasan terhadap sejumlah biro perjalan haji dan umrah yang memiliki paket perjalanan ke negara yang bisa menjadi pintu masuk ke wilkayah ISIS, Menag mengatakan bahwa Kementeria Agama juga akan memperketat biro perjalanan yang mengelola umrah dan haji untuk betul-betul mengawasi jemaahnya masing-masing dan kita sudah mencoba mengadakan pertemuan dengan mereka terkait hal itu. (dm/dm).